✍🏽 5 Teknologi Kuno yang Masih Digunakan Sampai Sekarang

Teknologi Kuno yang Masih Digunakan Sampai Sekarang. Perkembangan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa dipungkiri sejak zaman dahulu. Hal ini telah menjadi kebutuhan dasar manusia yang ingin berkembang dan terus mencari inovasi terbaru untuk memfasilitasi mereka. Sekarang, kita melihat teknologi sebagai sesuatu yang canggih yang akan memukau mata kita saat kita melihatnya. Sebut saja misalnya, teknologi mobil otonom yang memungkinkan kita mengendarai mobil secara otomatis.

Namun, tanpa kita sadari apa yang kita gunakan sehari-hari, beberapa di antaranya adalah perkembangan teknologi dari masa lalu. Mungkin sekarang kita melihat sesuatu seperti biasa. Tetapi bagaimana dengan orang pada waktu itu? Mereka pasti akan melihatnya sebagai penemuan teknologi canggih.

Jadi, apa sajakah teknologi kuno yang masih digunakan sampai sekarang? Yuk simak ulasannya berikut ini!

kabel

  1. Kabel

Jika Anda melihat kabel saat ini, Anda mungkin berpikir ah hanya begitu saja. Tapi, apa yang Anda lihat sehari- hari ini adalah salah satu penemuan penting di masa lalu. Tanpa kabel, mungkin teknologi lain tidak akan berkembang. Kabel ini sudah ada sejak abad 19 dan 20. Meski begitu, tidak tahu siapa yang menemukan kabel. Namun, ada yang mengatakan jika kabel ini hadir bersamaan dengan ditemukannya listrik dan lampu DC oleh Thomas Alva Edison.

kipas angin

  1. Kipas angin

Teknologi kuno yang masih digunakan sampai sekarang yaitu kipas angin. Sebelum ada AC (Air Conditioner), manusia memakai kipas angin untuk mengusir panas yang menyengat. Teknologi kuno ini masih digunakan sampai sekarang, bahkan dengan AC. Konsep kipas itu sendiri sudah ada sejak 500 SM di India.

Namun, kipas angin dengan listrik baru pada tahun 1880 di Cina pada era Dinasti Han. Teknologi ini semakin berkembang, di mana gambar Schuyler Wheeler adalah yang pertama membuat kipas angin tanpa perlu minyak tanah, alkohol, dan minyak untuk memotongnya.

Kulkas

  1. Kulkas

Tahukah Anda konsep kulas pertama kali dihapus dari rumah yang digunakan untuk menyimpan makanan? Konsep ini kemudian dikembangkan pada pertengahan 1830, di mana ada lemari es yang menggunakan sistem kompresi uap.

Pada saat itu, kulkas tidak ditujukan untuk produk-produk berbasis rumah. Barulah pada tahun 1913, dibuat kulkas komersial untuk rumah. Bicara tentang kulkas, tidak lepas dari nama Fred W. Wolf. Dialah yang menemukan dan merancang unit desain dengan kotak es di bagian atas. Adapun kulkas listrik, ide itu diberikan dari Nathaniel B. Wales.

  1. Kacamata

Teknologi kuno yang masih digunakan sampai sekarang yang tidak Anda sangka- sangka adalah kacamata. Ya, tidak semua teknologi terkait dengan perangkat elektronik. Seperti yang kami sebutkan di awal, teknologi juga bisa berarti inovasi atau penemuan. Nah, kacamata ini juga salah satunya. Kacamata yang Anda kenakan saat ini berasal dari penemuan lensa di abad ke-13.

Kacamata ini ditemukan pertama kali sekitar tahun 1290 di Italia. Baru kemudian dikembangkan pada abad ke-19, di mana Benjamin Franklin, seorang penemu dari Amerika Serikat menemukan kacamata bifokal, kacamata yang memiliki dua pasang kacamata.

toilet

  1. Toilet

Selain makan dan minum, serta tidur, manusia juga memiliki kebutuhan untuk membuang air. Ya, ini memang sudah menjadi kebutuhan manusia sejak lama. Namun, pada zaman kuno manusia mungkin buang air di sungai. Tidak seperti sekarang yang jika ingin buang air kecil pasti mencari toilet.

Toilet itu sendiri sudah ada sejak zaman Mesir kuno. Namun, pada saat itu toilet hanya dimiliki oleh orang kaya. Pada zaman itu toilet yang dimiliki oleh orang kaya terbuat dari batu kapur dan juga sudah berada di dalam rumah. Kalau orang miskin hanya menggunakan bangku berlubang yang terbuat dari pasir dan letaknya sangat jauh dari rumah mereka. Teknologi toilet canggih baru ditemukan pada abad ke-18 oleh Alexander Cumming. Dia menemukan inovasi pembilasan toilet.

Sekian informasi tentang teknologi kuno yang masih digunakan sampai sekarang. Mungkin bagi Anda ini biasa saja, tetapi ingatlah bahwa kita selayaknya berterima kasih kepada mereka yang telah susah payah menciptakan teknologi- teknologi baru pada masanya. Terima kasih.

Leave A Reply

Your email address will not be published.